13 Nov 2013

Semarak Senam Sehat Hari Kesehatan Nasional Ke-49 Tingkat Kabupaten Pandeglang

RIBUAN peserta Senam Sehat tumpah ruah memeriahkan peringatan 42 tahun Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-49 Tingkat Kabupaten Pandeglang di Alun-alun Kota Pandeglang, Rabu (13/11) pagi.
Acara Senam Sehat yang diikuti para pegawai Pemkab Pandeglang, pegawai puskesmas dan rumah sakit, TNI/POLRI, para pelajar dan masyarakat umum dimulai sekitar pukul 07.45 Wib, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang H. Dodo Djuanda.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang H. Deden Kuswan dan sejumlah kepala SKPD dilingkungan Pemkab Pandeglang serta para pejabat Pemkab dan undur Muspida lainnya.
Rangkaian acara HUT KORPRI dan HKN tahun 2013 tersebut berlangsung semarak. Terlebih peserta dibagikan kupon door frize yang akan diundi usai acara senam berlangsung.
Pantauan di lokasi, ribuan massa mulai memadati Alun-alun Pandeglang sejak pukul 07.00 Wib. Hanya dalam waktu sekejap, massa pun langsung menyemut dibawah sinar mentari pagi. Cuaca yang cukup cerah, di bawah panduan lima orang intrukstur senam wanita yang enerjik, membuat suasana semakin hangat. Gerakan-gerakan enerjik diselingi teriakan pelepas stress dengan iringan music khas. Sehingga waktu pun berlalu bagai tak terasa selama kurang lebih satu jam ribuan peserta diajak berjingkrak.
Sekda Pandeglang H. Dodo Djuanda saat membuka acara dalam sambutannya menyampaikan, peringatan ke-42 KORPRI 2013 dan 49 tahun HKN merupakan momentum yang tepat bagi KORPRI untuk menunjukkan kinerja yang optimal dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
“Sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, anggota KORPRI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pandeglang harus senantiasa meningkatkan profesional dalam bekerja serta terus meningkatkan kinerja,” katanya.
Dodo mengatakan salah satu rangkaian peringatan tersebut dilaksanakan olah raga dalam bentuk senam sehat yang bertujuan untuk mencapai kehidupan sehat yang lebih berkualitas. “Pemkab Pandeglang juga akan menggelar acara bakti sosial pengobatan, sunatan massal dan donor darah,” ungkap Sekda yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Pandeglang itu.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang H. Deden Kuswan menambahkan, dalam HKN 2013 mengangkat tema 'Indonesia Cinta Sehat', dengan subtema Menuju Indonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional yang Bermutu.
“Tujuan umum dari peringatan HKN ke-49 dioptimalkan untuk mengenalkan Jaminan Kesehatan Nasional, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat kesehatan sekaligus sebagai momentum penekanan terhadap upaya kesehatan yang bersifat preventif (pencegahan penyakit red) dan promotif (peningkatan kesehatan red).

Petugas Kesehatan Adalah Pejuang Kemanusiaan

PETUGAS Kesehatan adalah pejuang kemanusiaan yang dengan bangga dan tulus ikhlas mengabdi untuk ilmu pengetahuan dan ketrampilannya bagi kesejahteraan sesama, dengan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang H. Deden Kuswan disela upacara menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-49 di Halaman Kantor Dinkes Pandeglang, Selasa (12/11).
Menurut Kadinkes yang membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI itu menjelaskan, tidak sedikit petugas kesehatan yang gugur sebagai pahlawan dalam darma baktinya kepada bangsa tercinta ini, baik sebagi pahlawan nasional dalam merebut kemerdekaan, maupun sebagai pahlawan kesehatan dalam mengisi kemerdekaan. “Kita bangga bahwa banyak diantara petugas kesehatan yang patut dijadikan suri tauladan bagi generasi muda bangsa sepanjang sejarah. Semangat, perjuangan, dan kejuangan para petugas kesehatan pendahulu kita menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara,” ungkapnya mengutip sambutan Menteri Kesehatan RI.
Ditambahkan, perjalanan panjang perjuangan petugas kesehatan bersama masyarakat dalam mengabdi telah membuahkan karya-karya besar dan dicatat dalam sejarah pembangunan dunia kesehatan.
“Sejarah mencatat daftar panjang keberhasilan pemabngunan kesehatan seperti sukses dalam pengendalian berbagai penyakit menular, peningkatan status gizi masyarakat, peningkatan usia harapan hidup dan penurunan angka kematian bayi,” tegasnya.

12 Nov 2013

Dinkes Gelar Apel Hari Kesehatan Nasional ke-49, Selasa (12/11/2013)

DINAS Kesehatan Kabupaten Pandeglang menggelar Apel Pagi Hari Kesehatan Nasional (HKN) secara internal di lingkungan pegawai Dinkes Pandeglang diHalaman Kantor Jl. Bayangkara No. 3 Pandeglang, Selasa (12/11/2013) yang dimulai sekitar pukul 07.30 Wib.
Apel tersebut merupakan rangkaian kegiatan HKN ke-49 tahun 2013 tingkat Kabupaten Pandeglang yang puncaknya baru akan digelar pada 29 November 2013 berbarengan dengan Upacara Hari KOORPRI tingkat Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang H. Deden Kuswan dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49, 12 November 2013 mengajak seluruh jajaran kesehatan di lingkungan Pemkab Pandeglang untuk melakukan intropeksi dan mengevaluasi hasil-hasil pembangunan kesehatan yang telah dicapai selama ini.
“Mari kita jadikan momentum Hari Kesehatan Nasional 2013 untuk melakukan refleksi tentang apa yang dapat kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan bangsa tercinta,” katanya.
Kadinkes mengungkapkan kedepan semakin banyak tantangan yang mesti dihadapi untuk pembangunan kesehatan. “Kita masih harus bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas, untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan kesehatan dengan mengutamakan upaya promotif dan prevebtif,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Kadinkes mengajak segenap jajaran kesehatan untuk saling merapatkan barisan, bekerja sama bahu membahu dengan semua pihak untuk pembangunan kesehatan di Kabupaten Pandeglang.

Hari Kesehatan Nasional Bakal Diwarnai Senam Sehat di Alun-alun Kota Pandeglang, Rabu (13/11/2013)


MEMPERINGATI Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-49 tahun 2013, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang saat ini telah mempersiapkan sejumlah program pelayanan kesehatan kepada masyarakat menyonsong hari besar kesehatan ditingkat Kabupaten Pandeglang. Ber”tema”kan menuju Indonesia Sehat dan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bermutu rencananya Panitia Penyelenggara (Panpel) bakal menggelar sejumlah aksi massal diantaranya khitanan massal, pelayanan Keluarga Berencana (KB) hingga donor darah.
Wakil Ketua Panpel HKN tingkat Kabupaten Pandeglang Yudi Hermawan menjelaskan,  peringatan HKN yang diperingati setiap 12 November merupakan momentum untuk semakin meningkatkan komitmen bersama mewujudkan visi pembangunan kesehatan Pandeglang menuju masyarakat sehat mandiri melalui pelayanan prima.
“Momentum ini diharapkan semua pihak termasuk tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan dapat berbenah dan mempersiapkan diri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Yudi yang juga Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Pandeglang itu, Kamis (12/11).
Ditambahkan, rangkaian HKN lainnya yang akan digelar Panpel dengan pelibatan lintas sektor dan masyarakat luas yakni senam masal yang akan di gelar Rabu, 13 Nopember 2013 bertempat di Alun-alun Kota Pandeglang mulai pukul 07.00 sampai dengan selesai.

Rangkaian Peringatan HKN ke-49 Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2013

DALAM rangka peringatan Hari Kesehatan nasional (HKN) ke-49 tahun 2013, Panitia Penyelenggara HKN tingkat Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan berbagai kegiatan utama meliputi :

  1. Apel Hari Kesehatan Nasional, 12 November 2013 bertempat di Halaman Kantor Dinkes Pandeglang, Agenda pokok pembacaan sambutan Menteri Kesehatan RI, pukul 07.30 s/d selesai.
  2. Gerakan Senam Sehat, 13 November 2013 bertempat di Alun-alun Kota Pandeglang, pukul 07.00 s/d selesai.
  3. Bakti Sosial Kesehatan Masyarakat (khitanan massal, pelayanan KB dan pengobatan), 27 November 2013 bertempat di Gedung Pendopo Pemkab Pandeglang, pukul 07.30 s/d selesai.
  4. Donor Darah Sukarela, 27 November 2013 bertempat di Gedung Pendopo Pemkab Pandeglang, pukul 07.30 s/d selesai.
  5. Upacara Puncak HKN ke-49, 29 November 2013 di Alun-alun Kota Pandeglang, pukul 08.00 s/d selesai.
  6. Gerak Jalan Sehat, 10 Desember 2013 star bertempat (tentatif)  di Halaman Kantor Dinkes Pandeglang, pukul 08.00 s/d selesai.
  7. Resepsi HKN ke-49, 10 Desember 2013 bertempat (tentatif) di Halaman Kantor Dinkes Pandeglang, pukul 08.00 s/d selesai.

24 Okt 2013

Berkat CCTV Pencuri Helm di Kantor Dinkes Tertangkap Tangan

Berkat kamera closed circuit television (CCTV) yang dipasang di area perkantoran, seseorang yang diduga sedang mencuri helm di halaman parkir Kantor Dinkes Pandeglang, akhirnya tertangkap tangan petugas Satpol PP setempat, Rabu (23/10) siang.
Menurut petugas satuan polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) yang saat itu sedang berjaga di Kantor Dinkes, Deni Juwandi, peristiwa tangkap tangan pencurian helm bermula saat sekitar pukul 10.40 wib seorang pemuda tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F Nopol. A 5586 FR memasuki halaman depan Kantor Dinkes. "Karena ada orang tak dikenal saya mengamati dari monitor CCTV di ruang jaga. Tak lama kemudian dengan cepat pelaku mengambil helm yang ada di motor salah seorang pegawai Dinkes yang sedang di parkir," terang Deni Juwandi, kemarin.
Mengetahui pelaku akan segera kabur dengan mengendarai motornya, deni mengaku langsung keluar ruangan dan mengejar pelaku. "Pelaku ketika mau keluar halaman saya tangkap, terus diserahkan kepada anggota Polres Pandeglang yang kebetulan sedang melintas," katanya.
Diakui, kejadian kehilangan helm ini merupakan kasus pencurian yang kedua. "Kejadian pertama Jumat lalu, pencuri helm di halaman parkir tertangkap kamera, tetapi karena saat itu sedang Salat Jumat, kami hanya bisa mengenali ciri-ciri pelakunya saja melalui rekaman CCTV," ungkap Deni.
Dia menduga pelaku yang tertangkap tangan itu adalah pelaku yang sama mencuri helm pekan lalu. "Ciri pelaku sama, cara mengambilnyapun sama dengan menyelipkan helm curian di depan jok depan," tegasnya. Deni pun menduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu tak tahu kalau seluruh area Kantor Dinkes Pandeglang sudah terpasang kamera CCTV.

23 Okt 2013

Tim Penilai LSS Provinsi Banten Tinjau Sekolah Sehat di Pandeglang


SETELAH menjadi yang terbaik dengan memenangi Lomba Sekolah Sehat (LSS) di tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2013, empat sekolah di Kabupaten Pandeglang berhak mengikuti lomba serupa di tingkat Provinsi Banten.
Keempat sekolah tersebut yakni, SMA Negeri 2 Pandeglang, SMP Negeri 2 Sobang, SD Negeri Cinoyong 1 Kecamatan Carita dan Taman Kanak-Kanak (TK) Putra IV Kecamatan Majasari.
Ketua Tim Pembina (TP) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Kabupaten Pandeglang Drs. H. Dodo Djuanda mengatakan, keempat sekolah yang menjadi wakil Pandeglang telah mengikuti proses penilaian tentang kesehatan dan pemeliharaan lingkungan sehat sehat secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Hal tersebut diungkapkan Ketua TP UKS yang juga Sekda Pandeglang itu saat menerimaTim Penilai LSS tingkat Provinsi Banten di Sekretariat TP UKS kabupaten Pandeglang, Selasa (22/10).
Dia mengatakan, lomba sekolah sehat merupakan kegiatan untuk mengajak para peserta didik mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA dalam membina sekolah dengan mengutamakan kesehatan dan pemeliharaan lingkungan.
“Supaya para pelajar ini bisa berperilaku sehat baik di sekolah maupun di rumahnya masing-masing,” ujar Dodo yang didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Nurhasan.
Dalam kesempatan itu Rombongan Tim Penilai LSS Provinsi Banten sebanyak 20 orang yang terbagi menjadi empat tim sesuai kategori terdiri dari unsur Biro Kesra Pemprov Banten, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bapeda dan unsur Kanwil Depag Banten.
Sementara unsur penilaian yang akan dilakukan meliputi kegiatan penilaian terhadap Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat   Kecamatan. Aspek yang dinilai meliputi kegiatan pembinaan UKS, diantaranya pemantauan, pelatihan, dan keterlibatan sekolah.
Penilaian terhadap sekolah, dengan aspek yang dinilai antara lain kebersihan sarana/prasarana kelas, ruang guru, kantin, toilet, air bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, kondisi tempat sampah, dan UKS.
Penilaian terhadap perilaku kesehatan peserta didik, diantaranya pengetahuan tentang UKS, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan, seperti pelaksanaan penjaringan kesehatan dan penyuluhan oleh petugas Puskesmas, dan lain-lain.