Tampilkan postingan dengan label Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi. Tampilkan semua postingan

7 Mar 2016

Bupati Erwan Harapkan Pandeglang Bebas Polio

PEMKAB Pandeglang berkomitmen untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016 dengan  target seluruh anak dibawah lima tahun (balita) di Kabupaten Pandeglang mendapatkan tetes vaksin Polio.
Menurut Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi, Dinas Kesehatan (dinkes) Pandeglang telah melakukan berbagai persiapan dalam pelaksaan PIN Polio ini diantaranya dengan mengidentifikasi data terkait pelaksanaan PIN tersebut yaitu jumlah sasaran Balita 148.398 (anak umur 0-59 bulan), jumlah Pos PIN 1.796 pos, jumlah kader kesehatan yang terlibat sebanyak 7.417 orang di tambah dengan unsur masyarakat serta mengerahkan 1,017 petugas medis dan paramedic sebagai vaccinator (penetes vaksin polio red).
Hal itu disampaikan Bupati Erwan saat membuka sosialisasi dan advokasi PIN Polio tingkat Kabupaten Pandeglang yang digelar di Sofyan Inn Altama, Pandeglang, Kamis (3/3/2016).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Pandeglang Hj. Siti Erna Erwan, Sekda Pandeglang Aah Wahid Maulany, para Assisten daerah, para kepala SKPD dan pejabat di Lingkungan Pemkab Pandeglang serta 36 pengelola Imunisasi Puskesmas se Kabupaten Pandeglang.
Bupati menegaskan pentingnya PIN Polio tahun ini karena merupakan langkah strategis dan fundamental, dalam mempersiapkan generasi Bangsa yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) salah satunya adalah penyakit Polio. “Oleh karena itu pada pertemuan ini saya ingin mengajak kita semua yang hadir untuk membangun komitmen dalam mensukseskan pelaksanaan PIN Polio agar Kabupaten Pandeglang bebas penyakit polio,” katanya.
Sekretaris Daerah Pandeglang H. Aah Wahid Maulany yang hadir menyampaikan sambutan mengatakan, diantara beberapa penyakit yang saat ini menjadi perhatian dunia dan merupakan komitmen global yang wajib diikuti oleh semua negara salah satunya adalah eradikasi polio (ERAPO) atau menghilangkan Polio dari muka Bumi.
“Sebagai bagian dari masyarakat global, maka kita wajib turut serta melaksanakan eradikasi Polio yang salah satu tahapan kegiatannya adalah melaksanakan PIN Polio secara serentak selama satu pekan mulai tanggal 8 Maret sampai dengan tanggal 15 Maret 2016,” katanya.
Untuk mendukung tahapan kegiatan dalam pelaksanaan eradikasi Polio tingkat Kabupaten Pandeglang, Aah menegaskan perlunya kerjasama baik lintas program maupun lintas sektor dengan melibatkan stakeholders terkait. ”Kerjasama ini diperlukan agar seluruh tahapan eradikasi polio dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan dapat mencapai target sasaran seperti yang diharapkan,” tegasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas serta untuk mendukung pelaksanaan eradikasi Polio di Kabupaten Pandeglang, maka Bupati Pandeglang telah mengeluarkan dua Surat Keputusan yakni SK nomor 440/Kep.126-Huk/2016 tentang Kelompok Kerja Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dan Eradikasi Polio Kabupaten Pandeglang dan SK nomor 440/Kep.127-Huk/2016 tentang Kelompok Kerja Pengkajian dan Penanganan KIPI Kabupaten Pandeglang.

5 Mar 2016

Pemkab Pandeglang Komitmen Sukseskan PIN Polio 8-15 Maret 2016

PEMKAB Pandeglang berkomitmen untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016 dengan  target seluruh anak dibawah lima tahun (balita) di Kabupaten Pandeglang mendapatkan tetes vaksin Polio.
Menurut Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi, Dinas Kesehatan (dinkes) Pandeglang telah melakukan berbagai persiapan dalam pelaksaan PIN Polio ini diantaranya dengan mengidentifikasi data terkait pelaksanaan PIN tersebut yaitu jumlah sasaran Balita 148.398 (anak umur 0-59 bulan), jumlah Pos PIN 1.796 pos, jumlah kader kesehatan yang terlibat sebanyak 7.417 orang di tambah dengan unsur masyarakat serta mengerahkan 1,017 petugas medis dan paramedic sebagai vaccinator (penetes vaksin polio red).
Hal itu disampaikan Bupati Erwan saat membuka sosialisasi dan advokasi PIN Polio tingkat Kabupaten Pandeglang yang digelar di Sofyan Inn Altama, Pandeglang, Kamis (3/3/2016).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Pandeglang Hj. Siti Erna Erwan, Sekda Pandeglang H. Aah Wahid Maulany, para Assisten daerah, para kepala SKPD dan pejabat di Lingkungan Pemkab Pandeglang serta 36 pengelola Imunisasi Puskesmas se Kabupaten Pandeglang.
Bupati menegaskan pentingnya PIN Polio tahun ini karena merupakan langkah strategis dan fundamental, dalam mempersiapkan generasi Bangsa yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) salah satunya adalah penyakit Polio. “Oleh karena itu pada pertemuan ini saya ingin mengajak kita semua yang hadir untuk membangun komitmen dalam mensukseskan pelaksanaan PIN Polio agar Kabupaten Pandeglang bebas penyakit polio,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Hj. Indah Dinarsiani mengatakan pihaknya mentargetkan sasaran imunisasi terhadap 148.398 anak di bawah usia lima tahun (0-59 bulan) dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2016.
Seluruh sasaran PIN Polio termasuk bayi yang baru lahir dan pendatang diharapkan tidak terlewatkan untuk mendapatkan dua tetes vaksin polio saat pelaksanaan PIN Polio yang dilaksanakan serentak selama sepekan pada 8 - 15 Maret 2016 mendatang. “Imunisasi polio ini dapat diperoleh di Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah Sakit, klinik swasta, pos PIN serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya,”ungkap Indah.
Dikatakan Indah, saat ini, jajaran petugas Puskesmas terus melakukan pemantapan persiapan menghadapi PIN Polio yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia itu, diantaranya melakukan penyuluhan dan sosialisasi PIN Polio oleh Puskesmas baik di Kecamatan maupun tingkat desa.
“PIN Polio ini harus dipersiapkan dengan baik. Persiapan tersebut mencakup koordinasi pelaksanaan kegiatan PIN, lintas program dan lintas sektor, penyebarluasan informasi sampai kepada mobilisasi sasaran pada hari H. Kesuksesan PIN Polio tahun 2016 merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Dia menjelaskan, secara teknis pelaksanaan PIN Polio sudah siap baik logistik maupun sumberdaya kesehatan yang tersebar di 36 Puskesmas dan jaringannya.
“Kami sudah menyiapkan sebanyak 1.796  pos PIN yang akan dilakukan oleh 1.017 tenaga kesehatan dibantu 7.417 kader kesehatan untuk menyukseskan PIN Polio,” ungkapnya.
Indah Optimistis dengan kerja keras petugas kesehatan di lapangan dan dukungan semua pihak target pencapaian PIN Polio setidaknya terealisasi lebih dari 95 persen.

13 Agu 2013

Bupati Pandeglang Sidak Dinkes Pasca Lebaran

BUPATI Pandeglang H. Erwan Kurtubi melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang di hari kerjanya yang pertama pasca cuti bersama lebaran 1434 H selama sepekan lebih.
Didampingi dua Asisten daerah, Asda I Pemkab Pandeglang H. Utuy Setiadi dan Asda III Hj. Ida Novaida, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pandeglang Mohamad Amri, Bupati Erwan mengunjungi sejumlah SKPD diantaranya RSUD Berkah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil usai apel pagi.
Bupati dan jajaran Pemkab Pandeglang setiap tahun selalu melakukan sidak disaat memasuki hari pertama setelah libur panjang tersebut terutama kepada SKPD yang tupoksinya memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Bupati Erwan juga sekaligus mengagendakan halal bi halal dengan para pegawai di lingkungan SKPD yang dikunjunginya tersebut. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturrahim antar pegawai dan memacu semangat untuk meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi, Senin (12/8).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Erwan mengucapkan terimakasih karena para pegawai di hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 2013 hampir seluruh pegawai masuk kerja. Diapun menegaskan apabila ditemukan ada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam peraturan pemerintah (PP) 53 Tentang Disiplin Pegawai.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pandeglang Mohamad Amri mengungkapkan, jumlah pegawai yang masuk kerja di lingkungan Pemkab Pandeglang di hari pertama pasca libur lebaran mencapai rata sekitar 69,8 persen dari 42 SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Pandeglang. Tingkat kehadiran ini, menurut Amri lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 62 persen.
“Data ini merupakan rata-rata dari seluruh SKPD. Memang tingkat kehadiran pegawai bervariasi, ada SKPD yang tingkat kehadirannya mencapai 100 persen, dan adapula yang tingkat  kehadirannya hanya dibawah 50 persen,” kata Amri.

1 Apr 2013

Bupati Erwan Apresiasi Acara Senam Sehat

BUPATI Pandeglang, Erwan Kurtubi sangat mengapresiasi acara Senam Sehat BANTEN POS dalam rangka HUT Kabupaten Pandeglang ke-139 tahun di Alun-alun kota Pandeglang, Selasa (26/3) pagi.
Hadir dalam acara yang dihadiri sekitar 5.000 peserta ini Wakil Bupati Heryani, Ketua Tim Penggerak PKK Siti Erna Erwan, Sekda Dodo Djuanda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Deden Kuswan, Asda III Pemkab Pandeglang Ida Novaida serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pandeglang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kru BANTEN POS yang telah menjalin kerjasama yang baik, dan tak lupa kepada seluruh sponsor yang telah mensukseskan acara senam sehat ini,” terang Bupati Erwan Kurtubi sesaat sebelum senam dilangsungkan.
Dia mengatakan, Pemkab Pandeglang berterima kasih atas kerja sama yang dibangun dengan sangat baik dengan BANTEN POS. Seharusnya, lanjutnya, seperti inilah media massa membangun kemitraan dan membangun daerah.
“Seperti ini harusnya media massa menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah. Semoga kerjasama ini terus berlanjut,” sambungnya. Dia menambahkan, pada acara senam sehat ini dirinya juga mengucapkan HUT Kabupaten Pandeglang ke-139 tahun.
Semoga dengan momen HUT ini bias menjadikan Pandeglang lebih baik lagi. “Atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya ucapkan selamat ulang tahun Kabupaten Pandeglang ke-139 tahun. Semoga Pandeglang semakin maju dan berkembang,” harap Bupati Erwan.
Tidak lupa Bupati Erwan juga mendoakan agar BANTEN POS menjadi koran terbaik dan terdepan di Banten serta membangun kemitraan yang lebih baik dengan pemerintah daerah. “Saya doakan agar BANTEN POS menjadi koran terkemuka, terbaik dan menjadi nomor satu di Banten.
Seperti inilah harusnya media bermitra dengan pemerintah daerah,” kata dia lagi. Selain dihibur aneka musik, acara senam sehat BANTEN POS juga dimeriahkan dengan acara bagi-bagi puluhan hadiah, seperti lemari es, mesin cuci, dispenser, kipas angin, kompor gas, televise dan hadiah menarik lainnya.
Senam Sehat BANTEN POS dalam rangka HUT Kabupaten Pandeglang ke-139 tahun ini terselenggara berkat kerjasama semua pihak seperti Pemkab Pandeglang, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, PDAM Tirta Berkah, BRI, BJB, Pandeglang Raya Grup, Teh Pucuk Harum, Askes, Radio Berkah FM, Rumah Sakit Bersalin Permata Ibunda, PMI, Telkomsel, PT Telkom dan Mitra Panglima Sejahtera.(ADV/ARI)




31 Mar 2013

Bupati Erwan Sambut Rencana Kemenkes Bangun Rumah Sakit di Kecamatan Menes

BUPATI Pandeglang H. Erwan Kurtubi menyambut baik rencana Kemenkes yang akan membangun RS Pratama di Kecamatan Menes. Diapun menyatakan kesiapan Pemkab Pandeglang menyediakan lahan seluas 800 m2 dan bersedia melakukan koordinasi untuk dibangunnya sebuah rumah sakit.
Hal itu disampaikan Bupati Erwan disela-sela kunjungan rombongan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) dan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Kecamatan Menes, Senin (25/3).
“Menes sebagai salah satu pusat perkembangan budaya dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pandeglang sudah layak memiliki sebuah rumah sakit yang memudahkan warganya mengakses pelayanan kesehatan,” ujar Erwan.
Hadir dalam kesempatan tersebut  Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemenkes RI, Dr. Supriyantoro, Ketua Komisi IX DPR RI Dr. Ribka Ciptaning, Ketua TP PKK Hj. Siti Erna Erwan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten Dr. H. Djaja Buddy Suhardja, Kadinkes Pandeglang H. Deden Kuswan, Sekretaris Dinkes Pandeglang Hj. Nuriah, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Eri Suhaeri, Anggota DPRD Provinsi Banten Agus R Wisas, Camat Menes Atmaja Sutara serta kepala Puskesmas se Kabupaten Pandeglang.
Sementara itu, rombongan Kemenkes RI yang dipimpin  Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemenkes RI, Dr. Supriyantoro mengatakn, pemerintah pusat melalui kemenkes mendukung rencana pembangunan rumah sakit (RS) Pratama (tanpa kelas red) yang akan dikembangkan di Kabupaten Pandeglang.
Menurut Supriyantoro, pembangunan rumah sakit pratama melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sangat dimungkinkan direalisasikan sepanjang sesuai dengan kebutuhan daerah dan melibatkan peran provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.“Kemenkes mendukung dikembangkan rumah sakit di wilayah kecamatan dengan tujuan  harus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Dijelaskan, Kemenkes mendorong dibangunnya RS Pratama dengan kapasitas 50 sampai 100 tempat tidur yang mampu memberikan pelayanan kesehatan general (secara umum red). “Fungsi Puskesmas sebagai upaya kesehatan masyarakat (UKM) tetap akan dipertahankan ditingkat kecamatan, tetapi tidak anjurkan dikembangkan sebagai Puskesmas dengan tempat perawatan (Puskesmas DTP) yang belakangan banyak dilakukan di daerah,” ungkapnya.
Hal serupa diungkapkan Ketua Komisi IX DPR RI Dr. Ribka Ciptaning. Menurutnya gagasan mendirikan RS tanpa kelas merupakan kebutuhan warga setempat. “Mesti ada RS tanpa kelas di Menes,” tegas politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Dia menegaskan, Ide mendirikan rumah sakit tanpa kelas muncul saat dirinya bersama kader beberapa kali berkunjung blusukan ke wilayah Pandeglang, khususnya saat musibah banjir. “Kesehatan adalah hak rakyat dan menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu saya selaku ketua Komisi IX telah berkoordinasi dengan Kemenkes agar rencana pembangunan RS di Menes bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2014,” tandas Ribka yang juga salah satu ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai berlambang banteng moncong putih pimpinan Megawati Sukarno Putri.