Tampilkan postingan dengan label Survei Garam Yodium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Survei Garam Yodium. Tampilkan semua postingan

7 Sep 2014

Dinkes Pandeglang Survei Garam Yodium di Pasar Menes



DALAM rangka meningkatkan penggunaan garam beryodium di masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang beserta instansi terkait melakukan survey garam beryodium langsung pada para pedagang garam yang ada wilayah Kabupaten Pandeglang.
“Begitu pentingnya garam beryodium bagi tubuh kita maka pemerintah pun merasa perlu melakukan  gerakan monitoring atau survey garam beryodium yang dijual dipasaran sehingga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kandungan yodium yang ada pada garam tersebut,” tutur H. Deden Kuswan, Rabu (3/9).
Deden mengakui dibeberapa pasar masih terdapat para pedagang yang masih menjual garam yang tidak beryodium. Oleh karena itu pihaknya akan terus memberikan sosialisasi serta pembinaan kepada para pedagang terkait dampak dari garam yang tidak beryodium bagi kesehatan manusia.
Kepala Seksi Gizi Dinkes Pandeglang Hj. Ika Rostika Marliah mengatakan, ada sejumlah pasar yang disurvei dalam rangka monitoring dan pemantauan distribusi garam yodium ditingkat pasar yakni Pasar Cibaliung, Pasar Badak Pandeglang dan Pasar Menes.
“Pasar lainnya yang dilakukan survey garam beryodium yaitu Pasar Cadasari, Pasar Cimanuk, Pasar  Carita, Pasar Picung, Pasar Labuan, Pasar Carita, Pasar Munjul dan Pasar Panimbang,” katanya.
Ika menjelaskan berdasarkan hasil survey garam beryodium di Pasar Menes pada Rabu (3/9), diketahui bahwa dari 17 merek dagang Garam yang diperjualbelikan di pasar tersebut, 9 merek dagang garam telah mengandung yodium, sedangkan 8 merek dagang lainnya berdasarkan hasil uji test dengan menggunakan larutan uji garam beryodium (Iodium Test red) dinyatakan tidak beryodium.
“Dalam uji garam beryodium tersebut kami sekaligus menyosialisasikan kepada pedagang tentang pentingnya penggunaan garam beryodium untuk konsumsi rumah tangga,” katanya.
Usai melakukan survey di pasar, tambah Ikan, Tim Penanggulangan GAKY yang terdiri dari unsure Dinkes, Kesra, BPMPD Pandeglang, serta Kantor ketahanan Pangan melaporkan kepada Camat setempat untuk ditindaklanjuti.
Camat Menes Atmaja S mengapresiasi langkah pemkab Pandeglang yang melakukan survey garam yodium di Pasar Menes, Bahkan ia meminta data hasil survey untuk ditindaklanjuti pihak kecamatan bersama instansi terkait.
“Saya mengimbau warga juga tidak sembarangan membeli garam. Pilih merek dagang garam yang mengandung Yodium berdasarkan hasil uji garam yodium yang dilakukan pihak berwenang,” katanya disela menerima kunjungan Tim GAKY Pandeglang, kemarin.

Keterangan foto : TIM Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dan instansi terkait melakukan survey Garam Beryodium di Pasar Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Rabu (3/9).

Informasi terkait : Survei Garam di 10 Pasar Pandeglang, Konsumsi Garam Yodium Rendah, Pandeglang Bentuk Tim Penanggulangan GAKY, Puskesmas Cegah Kekurangan Yodium, Dinkes Survei Garam Beryodium

 

 

6 Sep 2014

Dinkes Survei Kandungan Garam Yodium 10 Pasar di Pandeglang



MASALAH Gangguan Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan masalah yang serius mengingat dampaknya secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kelangsungan hidup dan kualitas sumber daya manusia yang mencakup 3 aspek, yaitu aspek perkembangan kecerdasan, aspek perkembangan sosial dan aspek perkembangan ekonomi.
“Yodium merupakan zat gizi mikro penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan mental,” kata Kepala Bidang pelayanan Kesehatan Khusus (Yankesus) Dinkes Pandeglang Hj. Eniyati, di Kantornya, Selasa (2/9/2014).
“10 pasar yang dimonitoring meliputi Pasar Badak Pandeglang dan Cibaliung, Pasar Picung, Labuan dan Menes, Pasar Cadasari, Cimanuk dan Carita, serta Pasar Panimbang dan Munjul,” ungkapnya.
Dari hasil monitoring atau survai garam yodium ini, ungkap Eni, bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kandungan yodium yang ada pada garam tersebut.
"Kami juga sekaligus melakukan sosialisasi serta pembinaan kepada para pedagang, supaya menjual garam beryodium," katanya.
Ditambahkan,  salah satu faktor penting yang menentukan konsumsi garam beryodium adalah ketersediaan garam beryodium di pasar dimana hal tersebut sangat tergantung dari distribusi dan kecukupan garam beryodium baik kualitas maupun kuantitasnya.

Keterangan foto : TIM Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dan instansi terkait melakukan survey Garam Beryodium di Pasar Badak, Pandeglang, Selasa (2/9).
https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif