Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan

2 Mar 2014

Inilah Peserta Favorit Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Promkes Puskesmas


PELATIHAN peningkatan kapasitas tenaga Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas yang dilangsungkan belum lama ini, mempunyai kesan mendalam bagi Wawan Hermawan, SKM, S.Kep, Koordinator Promkes Puskesmas Saketi yang menjadi salah seorang peserta pelatihan yang digelar selama tiga hari itu.
Saat itu memang ia menjadi salah satu peserta favorit yang diumumkan panitia penyelenggara diakhir acara penutupan. Wawan yang menekuni  bidang Promkes sejak lama itu mengaku bangga menjadi bagian dari petugas Promkes di Puskesmas Saketi. “Selain mendapatkan pengalaman keilmuan, menjadi petugas Promkes juga banyak dibekali wawasan bagaimana melakukan pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan,” ujar Wawan yang juga berprofesi perawat itu, beberapa waktu lalu.
Pria dengan tiga anak kelahiran Lebak 13 April 1976 itu mengungkapkan, menjadi petugas Promkes sangat mendukung profesinya sebagai perawat, terutama dalam memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Saya bangga menjadi petugas promosi kesehatan oleh karena dapat membantu masyarakat agar sehat dan memberikan solusi agar tetap sehat, itu tantangannya,” tandas Wawan.
.

25 Feb 2014

Kadinkes Pandeglang Ajak Nakes Up Date Iptek Kesehatan



KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang H. Deden Kuswan mengajak para tenaga kesehatan (Nakes) untuk senantiasa mengupdate ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) kesehatan yang dimiliki, agar mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat.
Hal itu diungkapkan Deden saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan (promkes) Puskesmas se Kabupaten Pandeglang yang digelar di Aula Kharisma, Labuan, Pandeglang, Senin (24/2) sore.
Deden mengingatkan, peran nakes terutama petugas Promosi Kesehatan baik di Puskesmas maupun Dinkes sangat strategis merubah perilaku masyarakat.
”Sebagai petugas promkes dituntut banyak hal, pengetahuan harus di up date, ditambah terus dan jangan lupa penampilan juga harus menarik,” ungkapnya.
Menurut Kadinkes, menanamkan ide yang baik kepada masyarakat itu sangat sulit. “Dengan demikian untuk merubah pola perilaku hidup bersih dan sehat dimasyarakat juga membutuhkan waktu yang panjang,” tegas Deden.
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara pelatihan Yudi Hermawan, SKM dalam laporannya mengatakan, petugas promkes merupakan salah satu ujung tombak sekaligus pendukung utama program pelayanan kesehatan ditingkat Puskesmas.
“Untuk memaksimalkan hasil yang ingin dicapai, maka kita butuh sumber daya yang handal diantaranya melalui peningkatan sumberdaya tenaga promkes di Puskesmas,” terangnya.
Yudi menjelaskan, kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama tiga hari (24-26/2) diikuti 36 koordinator Promkes se Kabupaten Pandeglang.
“Dengan kegiatan ini, petugas promkes yang ada di Puskesmas Kabupaten Pandeglang akan lebih meningkat pengetahuan dan wawasan tentang pemberdayaan masyarakat,” jelas Yudi.
Dalam pelatihan ini, tambah Yudi, pihaknya mengundang nara sumber dari Dinkes Provinsi Banten serta Tim Empowering Brand Training (EBT) Kabupaten Pandeglang.