Tampilkan postingan dengan label lintas program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lintas program. Tampilkan semua postingan

23 Mar 2013

Puskesmas Kadomas Perkuat Kerjasama Lintas Sektor Melalui Lokmin

GUNA memperkuat dukungan kerja sama dengan lintas sektor, Puskesmas Pandeglang kota menggelar Lokakarya mini (Lokmin) lintas sektor tingkat kecamatan. Hal itu dilakukan setelah sebelumnya, sejak awal tahun secara internal Puskesmas telah mengevaluasi kinerja selama 2012 dan evaluasi cakupan program bulanan tahun 2013 dalam Lokmin Puskesmas yang digelar rutin setiap bulan.
Menurut Kepala Puskesmas Kadomas Kecamatan Pandeglang, Hj. Umbiyati, SKM, kesempatan Lokmin Puskesmas dibahas permasalahan yang ditemui selama tahun berjalan baik di Puskesmas maupun di Pustu, sampai ditingkat Posyandu. Selanjutnya, kata dia,  berdasarkan permasalahan yang ada disusun rencana kerja tahunan yang akan dituangkan pula kedalam rencana bulanan.
“Lokakarya Mini Puskesmas juga merupakan bagian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan merupakan indikator keberhasilan pelaksanaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK),” kata Umbiyati disela-sela pelaksanaan Lokmin lintas sektor di aula Kantor Kecamatan Pandeglang, Senin (11/3) beberapa waktu lau.
Dia mengatakan, hasil Lokmin Puskesmas inilah yang akan dibahas oleh Kepala Puskesmas dalam Lokmin dengan jajaran Lintas Sektor kecamatan. “Pada kegiatan tersebut kami akan memaparkan kontribusi apa yang diharapkan dari lintas sektor guna mendukung pencapaian target program kesehatan,” ungkapnya. 

11 Mar 2013

Dinkes Pandeglang Perkuat Kemitraan Program Promosi Kesehatan

DINAS Kesehatan (Dinkes) Pandeglang secara bertahap akan memperkuat kegiatan kemitraan dengan lintas program maupun antar dinas instansi dan lembaga (lintas sektor). Penguatan kemitraan diperlukan untuk pencapaian target indikator kegiatan pemberdayaan masyarakat diantaranya program desa siaga yang memerlukan peran bersama antar pemangku kepentingan untuk keberhasilannya.
Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Pandeglang Yudi Hermawan, SKM usai mengikuti pertemuan koordinasi lintas sektor dan lintas program Promkes tingkat Provinsi Banten, Kamis (7/3) akhir pekan kemarin.
Dia menjelaskan, pencapaian target indikator kegiatan pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan akan terlihat hasilnya secara signifikan apabila ada kolaborasi dan integrasi kegiatan yang melibatkan lintas sektor, lintas program dan peningkatan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat.
“Termasuk harus ada sinkronisasi program pemberdayaan masyarakat dengan pemerintah provinsi, supaya alur kegiatan pemberdayaan masyarakat diterapkan tuntas, tidak setengah hati,” tegasnya.
Menurut Yudi, program pemberdayaan masyarakat yang paling sulit karena menyangkut perubahan perilaku yang butuh proses dan tahapan yang berkesinambungan.
Namun hal itu bukan berarti tidak bisa dilakukan. “Yang terpenting sekarang bagaimana setiap program dan lintas sektor bisa melakukan kerja sama dan sama-sama bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” katanya.
Diakui untuk program promosi kesehatan sesuai edaran menteri kesehatan yang baru memiliki tiga indikator utama yang menggambarkan keberhasilan program yakni peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tingkat perkembangan desa siaga aktif dan beroperasinya Pos Kesehatan di tingkat desa (Poskesdes). “Ini pekerjaan rumah bersama, tidak bisa hanya dikerjakan oleh program promosi kesehatan atau sektor kesehatan semata,” tandasnya.