Tampilkan postingan dengan label tp uks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tp uks. Tampilkan semua postingan

15 Okt 2014

TP UKS Kabupaten Pandeglang Gelar LSS Tingkat SLTP Sederajat


Kader Kesehatan Remaja (KKR) MTsN Cikeusik memperagakan simulasi pertolongan pertama pada korban pingsan di Sekretariat TP UKS setempat, Selasa (14/10/2014)***

SEBANYAK enam sekolah setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLT) sederajat di Kabupaten Pandeglang mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2014.
Keenam sekolah tersebut yakni SMPN 1 Saketi, MTs Muhammadiyah Kubangkondang Cisata, SMPN 4 Cigeulis, MTsN Cikeusik, SMPN 1 Jiput dan MTsN Model Pandeglang merupakan juara sekolah sehat tingkat SLTP di regional masing-masing.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Pandeglang Yudi Hermawan, SKM mengatakaan, penilaian oleh tim juri sekolah sehat dari TP UKS Kabupaten Pandeglang yang terdiri dari unsur Bappeda, Bagian Kesra Setda Pandeglang, Dinkes, Dindik, dan Depag dilakukan pada Senin-Rabu (13-15/10/2014)
“Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan motivasi dan sekaligus penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di masing-masing penyelenggara pendidikan di Tim Pelaksana UKS,” kata Yudi yang juga salah seorang anggota TP UKS Kabupaten Pandeglang itu.
Sejumlah kriteria yang dinilai dalam Lomba Sekolah Sehat antara lain, penilaian terhadap Tim Pembina (TP) UKS tingkat Kecamatan dan TP UKS sekolah.
Aspek yang dinilai meliputi kegiatan pembinaan UKS, pemantauan oleh pembina, pelatihan, dan keterlibatan sekolah.
Sedangkan penilaian terhadap sekolah meliputi aspek kebersihan sarana dan prasarana kelas, ruang guru, kantin, toilet, air bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, kondisi tempat sampah, dan UKS.
Kemudian penilaian terhadap perilaku kesehatan peserta didik, seperti pengetahuan siswa tentang UKS, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Selanjutnya adalah penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan, seperti pelaksanaan penjaringan kesehatan dan penyuluhan oleh petugas Puskesmas.



21 Jun 2014

TP UKS Gelar Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil Tingkat Sekolah Dasar


TIM Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kabupaten Pandeglang menggelar rangkaian acara pembinaan bagi TP UKS se Kabupaten Pandeglang. Kegiatan yang digelar di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pandeglang itu diantaranya cerdas cermat dan lomba dokter kecil (dokcil) tingkat Sekolah Dasar (SD) pada Hari Selasa (17/6).
Ketua TP UKS Pandeglang H. Dodo Djuanda dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan TP UKS dalam rangka pembinaan sekaligus menilai kemampuan peserta didik yang dibina dalam wadah dokter kecil baik pengetahuan, sikap dan perilaku dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
“Saya bangga melihat anak-anak yang mengikuti lomba ini, semoga dengan lomba ini bisa memotivasi dan member kesadaran anak-anak dalam melakukan perilaku hidup bersih sehat, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan sekolah dan keluarga,” katanya.
Salah seorang tim juri lomba Cerdas Cermat Dokcil dr. H. Kodiat Juarsa, M.Kes mengatakan, lomba diikuti 23 perwakilan TP UKS Kecamatan se Kabupaten Pandeglang.
“Sebagai pemenang dalam lomba cerdas cermat ini, yaitu Juara 1 peserta dari TP UKS Kecamatan Jiput, Juara 2 Kecamatan Menes , dan Juara 3 dari Kecamatan Cisata,” ungkapnya, kemarin.
Adapun untuk kategori lomba dokcil juara satu diraih peserta dari TP UKS Kecamatan Sumur, dan untuk peringkat kedua dan ketiga diraih TP UKS Kecamatan Banjar dan Kecamatan Cadasari.
Kodiat yang juga Kepala Bidang (kabid) Sumberdaya kesehatan Dinkes Pandeglang itu menjelaskan lomba ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan menyebarluaskan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini baik dilingkungan keluarga maupun sekolah.
Dia berharap pemenang lomba ini nanti bisa mewakili Kabupaten Pandeglang dalam lomba cerdas cermat dokcil tingkat Provinsi Banten.
Ketua Tim Juri Lomba Dokcil Tingkat Kabupaten Pandeglang Yudi Hermawan, SKM mengatakan, proses pelaksanaan lomba dokcil didampingi tim Pembina UKS masing-masing kecamatan. “Penilaian lomba ini berdasarkan kriteria seperti Higien dan kebersihan diri, ujian tulis serta bermain peran (role play) dan studi kasus pertolongan pertama pada penyakit (P3P)dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K),” kata Yudi yang juga  Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Pandeglang ini.

27 Des 2012

Dokter Kecil Wujudkan Generasi Penerus yang Sehat & Berkualitas


SUASANA aula Gedung Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kamis (20/12) lalu terlihat ramai dipenuhi siswa/siswi sekolah dasar (SD) berseragam putih-putih. Mereka adalah ratusan dokter kecil (Dokcil) yang datang dari berbagai pelosok sekolah dengan tekad mengikuti lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang digelar Tim Pembina (TP) UKS Kabupaten Pandeglang.
Keceriaan menghiasi wajah-wajah imut para dokcil yang umumnya masih duduk dibangku kelas 4 dan 5 tersebut.
Rasa optimistispun terpancar dari pengurus TP UKS kecamatan dan para guru yang turut hadir mendampingi peserta didiknya untuk mengikuti cerdas cermat dan dokter kecil dalam rangka lomba UKS. Tim pembina kecamatan yang terdiri dari unsur petugas Puskesmas, guru UKS, Kantor Urusan Agama dan kecamatan merupakan empat serangkai ujung tombak program UKS ditingkat lapangan. Ditangan merekalah para Dokcil dibina dan dikembangkan guna mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pandeglang H. Deden Kuswan mengatakan, Program UKS dan Dokcil dilakukan sebagai upaya bersama mengatasi masalah kesehatan anak-anak peserta didik.
“Jalinan strategis antara empat serangkai tersebut diharapkan dapat meningkatkan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini,” kata Kadinkes Pandeglang H. Deden Kuswan yang bertindak selaku Ketua II TP UKS Kabupaten Pandeglang.
Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi selaku Pembina TP UKS Kabupaten Pandeglang dalam sambutan pembukaan mengajak TP UKS mulai dari tim pelaksana di tingkat sekolah sampai kabupaten untuk bersama-sama melakukan pembinaan UKS secara berkesinambungan. “UKS merupakan wadah yang sangat efesien untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik sedini mungkin,” katanya.
Erwan menegaskan, TP UKS harus terpadu dalam menjalankan program bagi peningkatan generasi penerus bangsa yang berkualitas tersebut. Apalagi landasan pembinaan dan pengembangan program UKS sudah jelas berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang H. Dodo Djuanda selaku Ketua TP UKS Kabupaten Pandeglang  mengatakan, keberadaan Dokcil memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat dalam komunitas suatu masyarakat.
"Dengan adanya lomba seperti ini, paling tidak dokter kecil menjadi teladan untuk hidup sehat, sekaligus penggerak berperilaku hidup bersih dan sehat, baik dalam lingkup keluarga maupun teman-teman sepermainan mereka," kata Dodo Djuanda saat menutup lomba yang diikuti 120 peserta dari 24 utusan TP UKS kecamatan se Kabupaten Pandeglang.
Hasil Lomba
Sementara itu, hasil lomba UKS untuk kategori cerdas cermat yang dihimpun dari dewan juri yang meliputi unsur Bagian Kesra Setda Pandeglang, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang dimenangkan Dokcil SDN Menes 1 sebagai juara pertama. Juara kedua dan ketiga direbut SDN Jiput 1 dan SDN Pangkalan 6 Kecamatan Sobang.
Sedangkan untuk kategori dokter kecil teladan ditetapkan utusan Dokcil asal TP UKS Kecamatan Labuan sebagai juara pertama Dokcil tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2012. Juara kedua diraih Dokcil TP UKS Kecamatan Mandalawangi dan peringkat ketiga dan keempat diberikan kepada Dokcil TP UKS Kecamatan Banjar dan Menes. (red)***