Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan

19 Agu 2014

Calon Haji Pandeglang Periksa Kesehatan 19-21 Agustus di Puskesmas Labuan

TIM Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang bakal menggelar pemeriksaan kesehatan tahap dua bagi calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Pandeglang.
Tercatat sebanyak 627 Calhaj kloter Pandeglang direncanakan akan diperiksa tim kesehatan selama tiga hari yang dipusatkan di Puskesmas Labuan, mulai Selasa-Kamis (19-21/8/2014).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang H. Deden Kuswan mengatakan, pemeriksaan tahap kedua ini menjadi pemeriksaan penentu bagi Calhaj untuk kepastian berangkat ke tanah suci.
“Pemeriksaan ini merupakan tahapan lanjutan dari pemeriksaan tahap pertama yang diadakan di Puskesmas Kecamatan sesuai alamat tempat tinggal masing-masing,” katanya, Senin (18/8/2014)
Ketua Tim Kesehatan Haji Dinkes Pandeglang dr. Firmansyah menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tahap II ini dilaksanakan dalam tiga hari sesuai dengan zona pembagian wilayah Pandeglang yakni Calhaj yang berasal dari wilayah III Pandeglang (Pandeglang selatan red) dijadwalkan pemeriksaan pada Hari Selasa (19/8/2014). Kemudian untuk wilayah II Pandeglang dijadwalkan pemeriksaan pada Rabu (20/8/2014). Sedangkan untuk wilayah I Pandeglang dijadwalkan pada Hari Kamis (21/8/2014).
“Ada penambahan test kesehatan dalam pemeriksan tahap kedua ini seperti Imunisasi Vaksin Meningitis dan test kehamilan bagi jemaah wanita pasangan usia subur (PUS),” kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Dinkes Pandeglang ini.
Dia menambahkan, keberangkatan jamaah Calhaj Pandeglang nantinya akan didampingi tiga orang Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Pandeglang selama menjalankan ibadah haji di tanah suci.

23 Jul 2014

Dinkes Pandeglang Fungsikan 36 Puskesmas Sebagai Pos Kesehatan Utama Hadapi Pemudik Lebaran


DINAS Kesehatan (Dinkes) Pandeglang menyiagakan 44 posko kesehatan dan satu pos kesehatan rujukan menyambut lebaran/Iedul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah. Pos kesehatan itu terdiri dari sebuah Posko Kendali yang dipusatkan di Klinik Dinkes Jl. Bhayangkara No. 3 Pandeglang, 36 pos kesehatan utama di Puskesmas se Kabupaten Pandeglang dan 7 Posko kesehatan tambahan yang tersebar di Alaun-alun Pandeglang, Mengger, Terminal Kadubanen, Terminal Tarogong, Posko di Pustu Banjarwangi Kecamatan Pulosari, Lippo Carita, dan Posko di Pustu Babakan Lor Kecamatan Cikedal, serta pos kesehatan rujukan yakni di RSUD Berkah.
Kadinkes Pandeglang H. Deden Kuswan mengatakan, semua pos kesehatan arus mudik dan arus balik lebaran mulai beroperasi pada Senin (21/7) atau H-7 hingga Selasa (5/8) mendatang atau H+7 dengan melibatkan 60 personel dokter dan 659 paramedis (perawat dan bidan).                       
“Masing-masing pos kesehatan akan dilayani oleh petugas medis/paramedis yang dilengkapi dengan logistik dan perbekalan kesehatan berupa sebuah Tandu, obat-obatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), obat-obatan dasar, tensimeter, stetoskop serta sebuah tabung Oksigen dan 1 unit ambulan,” ungkap H. Deden Kuswan, Minggu (20/7) akhir pekan kemarin.
Dijelaskan, penempatan pos kesehatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan dinas kesehatan bersama unsur TNI/Polri, Dishubkominfo maupun elemen masyarakat lainnya yang tergabung dalam tim pengamanan arus mudik dan lebaran tahun 2014
Menurutnya, tradisi masyarakat Pandeglang menjelang Idul Fitri akan banyak warga perantauan pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga. Karena itu, faktor kesehatan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. “Kami siap memberikan pelayanan di posko kesehatan yang telah ditentukan bagi warga yang hendak mudik maupun bagi pengemudi dan warga sekitar,” tegasnya.
Sekretaris Dinkes Pandeglang dr. Hj. Asmani Raneyanti menambahkan, selama pelaksanaan arus mudik dan cuti lebaran, pihaknya telah menginstruksikan semua Puskesmas untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pengobatan. “Meskipun  tidak semua Puskesmas harus jaga selama 24 jam, tetapi jika  darurat dan sewaktu-waktu dibutuhkan Puskesmas harus siap untuk melayani warga,” katanya.
Dijelaskan, sebanyak 16 Puskesmas yakni Puskesmas , Cikole, Pandeglang, Majasari, Banjar, Bangkonol Cipeucang, Mekarjaya, Pulosari, Sindangresmi, Cikeusik, Sukaresmi, Cibitung, Cikedal, Pagelaran, Angsana dan Puskesmas Patia sudah di instruksikan untuk siaga melayani masyarakat dengan membuat daftar piket 24 jam.  
Sementara untuk 20 Puskesmas lainnya yang terletak dijalur utama arus mudik yakni Puskesmas Cadasari, Karangtanjung, Kaduhejo, Cimanuk, Mandalawangi, Munjul, Cigeulis, Cibaliung, Cimanggu, Sumur Cisata, Jiput, , Saketi, Bojong, Picung, Menes, Labuan, Carita, Panimbang, dan Sobang, sudah diinstruksikan untuk difungsikan sebagai Posko Kesehatan 24 jam dan wajib jaga selama 24 jam.

3 Jun 2014

Nutrisionis Teladan Kabupaten Pandeglang tahun 2014

SOSOK Hilda Pertamawati, AMG pantas menjadi salah satu nominasi nutrisionis teladan tingkat Provinsi Banten tahun ini. Ahli Madya Gizi (AMG) yang akrab dipanggil Hilda ini sehari-hari menjadi petugas gizi di Puskesmas Cimanuk Kabupaten Pandeglang. 
Berkat perjuangannya bersama kelompok wanita tani (KWT) Desa Kupahandap Kecamatan Cimanuk, dia berhasil mengentaskan masalah gizi masyarakat setempat melalui pengelolaan pangan lokal bergizi yang tersedia di desa setempat. Atas dedikasinya itu ia mendapat giliran penilaian dari tim seleksi tenaga kesehatan (nakes) tingkat Provinsi Banten yang digelar Rabu (21/5) awal pekan lalu.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penilaian ini, semua atas dukungan masyarakat, kader, puskesmas juga lintas sektor di Kecamatan Cimanuk,” kata Nutrisionis teladan Kabupaten Pandeglang tahun 2014 ini disela kunjungan tim penilai tingkat Provinsi Banten di Puskesmas Cimanuk.
Perempuan kelahiran Pandeglang 5 Maret 1984 itu mengaku siap bertarung dengan nakes lain dari kabupaten/kota di Banten menjadi yang terbaik untuk kategori Nutrisionis teladan.
Ia menambahkan, penilaian oleh tim Provinsi bakal dilakukan sehari penuh selain di Puskesmas juga mengunjungi desa dan melihat keadaan masyarakat di Desa Kupahandap yang dilanjutkan berkunjung ke kediamannya di Ciekek Keraton, Pandeglang.

2 Jun 2014

Bidan Teladan Pandeglang 2014

KEGIGIHAN Bidan Sri Rejeki  dalam membina dan memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui Program Perencanaan Persalinan  dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dinilai memberi dampak yang sangat besar bagi proses pemberdayan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.
Karena itulah Bidan Desa Kalang Anyar Kecamatan Labuan ini dianugerahi penghargaan sebagai tenaga kesehatan (nakes) terbaik untuk kategori Bidan teladan tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2014.
“Saya berhasil terpilih sebagai bidan teladan untuk mewakili Kabupaten Pandeglang setelah melewati proses pemilihan dari tingkat Puskesmas, kabupaten, kemudian dilanjutkan ke tingkat provinsi,” ujar perempuan yang biasa disapa Bidan Ayi itu disela menerima kunjungan Tim Penilai nakes teladan tingkat Provinsi Banten di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Kampung Makui, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Rabu (21/5) beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, keberhasilannya sebagai bidan teladan maju ke tingkat provinsi tak lepas dari dukungan masyarakat, teman seprofesi dan kalangan lintas sektor kecamatan dan desa.
Untuk merebut teladan tingkat provinsi tahun ini, ia mengaku telah mengikuti semua tahapan penilaian seperti lulus uji tulis, tes pengetahuan, psikotes, wawancara termasuk menceritakan kisah suksesnya sebagai Bidan desa serta yang terakhir penilaian lapangan.
 “Kunjungan lapangan ini penilaian akhir. Mudah-mudahan saya terpilih menjadi juara I tingkat provinsi,” ungkap lulusan D-IV Kebidanan kelahiran Labuan 8 Mei 1973 itu.