21 Des 2012

Tim Pembina UKS Gelar Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil


RATUSAN dokter kecil (Dokcil) dari sekolah dasar (SD) se Kabupaten Pandeglang mengikuti lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat kabupaten di Gedung Pusat Koperasi Pegawai Republik Indoensia (PKPRI) Jl. Raya Labuan, Pandeglang, Kamis (20/12) kemarin.
Lomba dibuka Bupati Pandeglang H. Erwan Kurtubi yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pandeglang H. Deden Kuswan.
Dalam sambutan yang dibacakan Kadinkes, Bupati Pandeglang mengajak TP UKS mulai dari tim pelaksana di tingkat sekolah sampai TP UKS Kabupaten Pandeglang untuk bersama-sama melakukan pembinaan UKS secara berkesinamabungan. “UKS merupakan wadah yang sangat efesien untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik sedini mungkin,” katanya.
Dia mengatakan, TP UKS harus terpadu dalam menjalankan program bagi peningkatan generasi penerus bangsa yang berkualitas tersebut. Apalagi landasan pembinaan dan pengembangan program UKS sudah jelas berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
Terpisah, Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan Dinkes Pandeglang Ratu Tanti Darmiasih menjelaskan, lomba UKS tingkat Kabupaten Pandeglang yang dilombakan terdiri dari dua kategori yakni lomba cerdas cermat Dokcil dan lomba dokter kecil. Masing-masing kecamatan mengirimkan lima dokcil,  tiga dokcil untuk mengikuti cerdas cermat dan dua dokcil untuk mengikuti lomba dokcil tingkat Kabupaten Pandeglang.  “Peserta lomba dari siswa/siswi sekolah dasar yang mewakili semua kecamatan se Pandeglang yang diundang,” kata Tanti disela menjadi dewan juri lomba dokter kecil.
Dia, mengungkapkan pemenang lomba nantinya akan mewakili Kabupaten Pandeglang dalam ajang perlombaan UKS tingkat Provinsi Banten.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Yudi Hermawan menambahkan, untuk menyeleksi dokter kecil teladan diantara puluhan siswa yang sudah dibina oleh sekolah masing-masing memang tidak mudah.  “Mereka semua dokter kecil terlatih,” kata Yudi yang juga bertindak sebagai salah seorang dewan juri.
Kendati begitu Yudi mengatakan, pemenang lomba dokcil setidaknya diukur dari kemampuannya menguasai pengetahuan dasar tentang kesehatan seperti pertolongan pertama pada penyakit (P3P) dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Selain itu tambah Yudi, peserta dituntut menguasai praktik dan mampu membuat problem solfing secara sederhana jika terjadi masalah kesehatan di sekolah dan lingkungannya.  (red)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar