24 Jun 2011

Hari Jadi Bidan ke-60 : IBI Komitmen Turunkan AKI & AKB


Hj. Eniyati, SKM
IKATAN Bidan Indonesia (IBI) genap berusia 60 tahun pada Jum’at, 24 Juni 2011. Usia yang sangat matang dengan banyak pengalaman yang sudah dilalui sebagai organisasi profesi. Dengan usianya yang terbilang sepuh, kontribusi IBI sudah banyak dinikmati masyarakat terutama kiprah para bidan dalam rangka meningkatkan eksistensi dan perannya di masyarakat sebagai pemberi pelayanan kesehatan khususnya bidang kesehatan ibu dan anak (KIA) dan Keluarga Berencana (KB).
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pandeglang Bidan Hj. Eniyati, SKM mengatakan, pengalaman adalah kekayaan untuk menyongsong masa depan yang penuh tantangan. “Salah satunya adalah tantangan pelayanan kesehatan diera globalisasi yang menuntut prefesionalisme bagi setiap bidan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya melayani masyarakat,” ungkap Eniyati didampingi Wakil IBI Pandeglang Hj. Juju Rusjuana, kemarin.

Terkait hari jadi bidan, Eniyati menjelaskan, sesuai dengan permasalah dan isu terkini dalam pelayanan KIA dan KB, maka tema peringatan HUT IBI tahun ini adalah “Penguatan profesi Bidan dalam mendukung percepatan Pencapaian MDG’S 2015”.  “IBI bertekad lebih meningkatkan peran dan kontribusi para bidan dalam percepatan MDG’s 2015 pada poin keempat dan kelima yaitu mengurangi tingkat kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu,” kata Eniyati yang juga Kepala Seksi KIA Dinkes Pandeglang.

Wakil Ketua IBI Pandeglang Hj. Juju Rusjuana menambahkan, IBI sebagai satu-satunya wadah organisasi profesi bidan, mempunyai posisi penting dan strategis dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). “Melalui pelayanan KIA dan KB yang berkesinambungan serta pelayanan paripurna mulai ditingkat desa sampai pelayanan rujukan di rumah sakit, bidan berkomitmen dalam menekan AKI dan AKB di Pandeglang,” ujar Juju.
Berbagai regulasi dan kegiatan pun diselenggarakan pengurus IBI guna mendukung penguatan profesi bidan seperti diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang standar Profesi Bidan dan pendidikan Bidan minimal setingkat Diploma III. “IBI bertekad untuk menyelamatkan ibu dan anak dengan pelayanan bidan terstandar, sekaligus menjadi pendamping perempuan dalam proses perjalanan kehamilan dan persaliman yang aman,” tegas Juju yang juga istri Kadinkes Pandeglang H. Iskandar.
Ditambahkan, untuk mengisi hari jadinya, IBI menggelar rangkaian kegiatan baik ditingkat provinsi maupun Kabupaten Pandeglang seperti seminar, workshop, Bakti Sosial, Jalan Santai serta kunjungan ke sesepuh IBI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar