13 Jun 2011

Humas Kesehatan Mendobrak Kebekuan : Promosi Kesehatan (PK) Versus Komunikasi Publik (KP)


Promosi Kesehatan = ABG
"sementara ini memang institusi kesehatan di daerah belum memiliki struktural yang menangani kehumasan. kalaupun ada, setidaknya sudah dijalankan oleh fungsi sekretarisdinas kesehatan.
yang selama ini terstruktural adalah fungsi promosi kesehatan, ini dimiliki institusi kesehatan mulai puskesmas [kecamatan] hingga depkes [pusat], fungsi inipun belum menjadi prioritas, sebab dari sisi anggaran hanya memperoleh nomor urut terbawah diantara puluhan bahkan ratusan program kesehatan untuk masyarakat.

fungsi kehumasan yang saya fahami memang berbeda dengan fungsi promosi kesehatan yang saat ini dijalankan disetiap jenjang administrasi. promosi kesehatan[PK] difokuskan pada upaya dan langkah-langkah kegiatan berdasarkan strategi Advocasi, Bina suasana dan Gerakan pemberdayaan masyarakat [ABG]. sedangkan fungsi kehumasan identik dengan dengan aktivitas kegiatan komunikasi publik [KP] atau menjalankan fungsi publict relations [PR].

sehingga tidak mengherankan di tingkat pusat [depkes pen] selain ada PK juga ada KP. sayangnya hal tersebut hingga kini belum menular ditingkat daerah, walaupun semua kita tahu peran kehumasan penting tidak hanya di institusi kesehatan, melainkan pada seluruh intistusi pelayanan masyarakat. menurut saya, titik pangkal persoalan kehumasan kesehatan [KP] yang saya amati dari sejumlah dinkes kabupaten/kota maupun propinsi di indonesia adalah political will pemerintah daerah. jadi, semakin pemda menganggap pelayanan kesehatan itu sangat penting, maka dengan sendirinya fungsi kehumasan kesehatan semakin berjalan, seiring dengan dinamika yang ada di masyarakat. walaupun tampa struktur kehumasan kesehatan..."(habis)
bagian 3 dari 3 tulisan ini adalah komentar topik  humas kesehatan mendobrak kebekuan yang dirilis melalui situs jejaring sosial
sumber: bagian humas setda Pandeglang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar