23 Mei 2012

Melakukan Pengobatan Sendiri Dianjurkan, Asal.......


KECENDERUNGAN warga untuk melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi) di mata Asisten Apoteker R. Siti Nur Fadhilah bukan merupakan masalah bahkan dianjurkan, asal yang dilakukan tersebut obat yang tepat, aman dan rasional.
Kebiasaan warga itu dinilai positif, seiring dengan kemudahan mendapatkan  obat baik di sarana kesehatan maupun toko obat atau tempat lain yang menyediakan obat bebas dan obat bebas terbatas.
Namun kebiasaan itu menuntut kepedulian akan informasi obat yang tercantum dalam kemasan. Sebab jika tidak akan terjadi kesalahan pengobatan dan bisa merugikan penggunanya.
“Swamedikasi sekarang ini menjadi alternatif yang diambil masyarakat untuk meningkatkan keterjangkauan pengobatan. Upaya ini bisa dilakukan masyarakat untuk menanggulangi penyakit secara cepat yang tidak memerlukan konsultasi medis, seperti batuk, pilek atau flu,” kata Asisten Apoteker Puskesmas Pagadungan R. Siti Nur Fadhilah, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, cara pengobatan yang dilakukan masyarakat secara mandiri merupakan wujud dari penerapan program kegiatan cara belajar ibu aktif (CBIA) yang dia terapkan di wilayah Puskesmas Pagadungan Kecamatan Karangtanjung.
“Penerapan CBIA tidaklah mudah, masyarakat diharapkan proaktif dalam pencarian informasi penggunaan obatnya,” harapnya.
Jangan sampai, kata Asisten Apoteker terbaik tingkat Kabupaten Pandeglang itu terjadi kesalahan pengobatan seperti mengobati flu misalnya dengan antibiotik atau mengobati sendiri penyakit berat dan membeli obat keras tanpa resep dokter. (mr.adesetiawan@gmail.com)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar